Kalau berkelakar lagi, akan kugubah begini: Rindumu bukan seperti peluru yang ditembakkan dari jarak jauh, rindumu layaknya tombak yang dihujam dari jarak dekat, sudah tertancap masih kau tusukkan lebih dalam; melalu jantung menembus ke tulang rusuk.
Kemudian tidak ada kematian yang lebih menyakitkan ketika kau tinggalkan aku dalam sekarat, karna aku layaknya penjahat yang mencoba mengambil hatimu. Sekian.
blog comments powered by Disqus
Notes
-
rizkaamaliafulinda reblogged this from kekasihsenja
-
directorworlds likes this
-
fidinn likes this
-
maunkx likes this
-
kekasihsenja posted this



